Kebumen – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 4 Kebumen sukses menyelenggarakan Workshop Implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2023 dan Kurikulum Berbasis Cinta yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis–Minggu, 8–11 Januari 2026, bertempat di GOR MTsN 4 Kebumen.
Kegiatan ini diikuti oleh 13 madrasah anggota KKM MTsN 4 Kebumen sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.
Adapun madrasah peserta workshop meliputi MTsN 4 Kebumen, MTs SA Srati, MTs SA Kalipoh, MTs Ma’arif Argopeni, MTs Muh Argosari ,MTs Al Ikhsan, MTs Al Mutaqin, MTs Nurul Ummah, MTs Al Huda, MTs SA Kalibangkang, MTs SA Wonodadi, MTs SA Tlogosari, serta MTs MNU Wagirpandan.
Workshop menghadirkan narasumber yang kompeten dan inspiratif, yaitu H. Mulyono, M.Pd.I, H. Mufid, S.Pd. Fis, dan Dra. Hj. Wuryani, M.Pd selaku Pengawas Madrasah, Dr. H. Anif Solikhin, S.Ag., M.Si selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, serta Mistam, S.Ag., M.Pd, Kepala MTsN 4 Kebumen.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menegaskan bahwa KMA 1503 merupakan pijakan penting dalam transformasi pendidikan madrasah agar lebih adaptif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman. Implementasinya perlu diperkuat dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang menekankan nilai kasih sayang, empati, dan pendekatan humanis dalam proses pembelajaran.
Dalam pemaparannya, H. Mulyono, M.Pd.I menegaskan bahwa implementasi KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) harus benar-benar diinternalisasikan dalam budaya dan tata kelola madrasah. Hal tersebut diwujudkan dengan menjalankan rute kebijakan yang telah ditetapkan, di antaranya penggunaan Rapor Digital Madrasah (RDM) secara tertib serta pengelolaan ijazah yang benar dan sesuai ketentuan.
Kegiatan workshop berlangsung dinamis dengan rangkaian pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam mengimplementasikan kurikulum di madrasah masing-masing.
Kepala MTsN 4 Kebumen, Mistam, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop di GOR MTsN 4 Kebumen menjadi simbol keterbukaan dan kesiapan madrasah dalam menjadi pusat pengembangan mutu pendidikan di lingkungan KKM. Ia berharap sinergi antarmadrasah ini terus terjaga demi terwujudnya madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, seluruh madrasah peserta berkomitmen untuk mengimplementasikan KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang ramah, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.














