Kebumen, 26 Juli 2025 — Dalam rangka penguatan strategi pembelajaran dan transformasi pendidikan abad 21, MTsN 4 Kebumen mengadakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning. Kegiatan yang diikuti seluruh guru ini berlangsung hangat dan inspiratif di aula madrasah.
Workshop ini menghadirkan narasumber nasional, Dra. Hj. Wuriyani, M.Pd., yang dikenal sebagai pelopor pendekatan pendidikan berbasis humanisasi dan deep learning. Beliau menekankan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran yang penuh cinta, empati, dan berorientasi pada pertumbuhan karakter siswa.
Kepala MTsN 4 Kebumen, Bapak Mistam, S.Ag., M.Pd., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa inovasi kurikulum harus menyentuh aspek hati dan jiwa siswa agar mereka belajar bukan karena tekanan, tetapi karena kesadaran dan cinta terhadap ilmu.
“Pembelajaran bukan hanya transfer ilmu, tetapi membentuk manusia utuh. Untuk itu kita butuh kurikulum yang berbasis cinta dan mendalam,” ujar Bapak Mistam.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Arif Nur Chakim, S.Psi., M.Pd., sebagai penggagas kegiatan ini, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari roadmap pengembangan kurikulum di MTsN 4 Kebumen yang berorientasi pada student well-being dan meaningful learning.
“Kurikulum berbasis cinta dan deep learning mengajak guru bukan hanya mengajar, tetapi hadir sebagai pendamping tumbuh kembang siswa secara utuh,” ungkap Bapak Arif Nur Chakim.
Dalam sesi workshop, para guru diajak untuk merefleksikan proses pembelajaran yang selama ini dijalankan, lalu menyusun strategi agar pembelajaran di kelas tidak sekadar menyelesaikan materi, melainkan membangun relasi, memancing rasa ingin tahu, dan mengembangkan empati.
Dengan semangat kolaboratif dan suasana yang penuh inspirasi, workshop ini diharapkan menjadi pemantik perubahan budaya belajar di MTsN 4 Kebumen, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila.
Penulis : Hendro Setiyo Utomo S.Kom
















