Bumiagung, Kebumen – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 3 Bumiagung kali berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan kehadiran Ustaz dan santri IBS Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 14 September 2026.
Bertindak sebagai penceramah, Ustaz Arwan Adik Priyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tausiyah tentang pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bahasa yang ringan dan komunikatif, beliau mengajak seluruh murid untuk menerapkan kebiasaan baik sebagai wujud meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Arwan menekankan pentingnya menerapkan 7 Kebiasaan Hidup Sehat, senantiasa melaksanakan salat lima waktu, rajin mengaji, serta selalu taat dan menghormati orang tua dan guru. Kebiasaan-kebiasaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Grup Hadroh EL DIRA dari santri IBS Pesantren Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen. Para santri dengan pendampingan Bapak Dawud Faqih Alkhumaeni, S.Pd. turut mengiringi tausiyah dengan lantunan lagu-lagu sholawat Nabi yang menambah nuansa religius dan membuat suasana peringatan Maulid Nabi semakin hidup.
Grup Hadroh EL DIRA MTs Negeri 4 Kebumen terdiri dariAhmad Fatih Rafi.A, Zhena Widiansyah, Raditya Nova Assegaf, Fariz Zul Hendra, Daffa Fauz Abror, Kenzye Java Romadhon, Farel Fernandes, Arkhana Adi Saputra, Nuril Ilhamsyah Sutaat, M. Faiz Very Farhan Lutfi, dan Husen Khanafillah.
Rangkaian tausiyah berlangsung interaktif, mereka tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Komunikasi dua arah juga terbangun dengan baik ketika Ustaz Arwan memberikan pertanyaan seputar keteladanan Rasulullah SAW. Antusiasme murid SD tampak jelas, ini menunjukkan bahwa pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan baik ketika disampaikan secara menarik dan dekat dengan dunia anak. Selain para murid, kegiatan dihadiri pula oleh pengawas SD Negeri 3 Bumiagung yakni Bapak Suparsino, S.Pd., Kepala SD Negeri 3 Bumiagung, para guru, dan komite sekolah.
Kepala SD Negeri 3 Bumiagung, Ibu Satijah, S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Ustaz dan santri IBS Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen. Beliau mengaku turut bahagia melihat kiprah para siswa MTs Negeri 4 Kebumen yang tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan dan seni Islami.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ustaz dan anak-anak dari MTs Negeri 4 Kebumen. Ternyata MTs Negeri 4 Kebumen tidak hanya sebagai sekolah, tetapi juga memiliki pesantren/asrama yang mampu membentuk anak-anak menjadi bibit unggul. Semoga ke depan ada murid SD Negeri 3 Bumiagung yang termotivasi untuk mengikuti jejak kakak-kakaknya di IBS Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen,” ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi dan kerja sama yang baik antara MTs Negeri 4 Kebumen dengan lembaga pendidikan di lingkungan sekitar. Kehadiran Ustaz dan santri MTs Negeri 4 Kebumen dalam kegiatan keagamaan di sekolah lain menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berperan dalam mendidik murid di lingkungan internal, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, IBS Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen semakin menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan generasi yang religius, berkarakter, kreatif, dan memiliki kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Kepala MTs Negeri 4 Kebumen, H. Mistam, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan Ustaz dan santri IBS Digital Ramah Anak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan untuk hadir dan berbagi ilmu di tengah masyarakat merupakan bagian dari proses pendidikan yang sangat berarti bagi para santri.
“Kami tentu merasa bangga melihat anak-anak IBS Digital Ramah Anak MTs Negeri 4 Kebumen dapat tampil dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. Ini bukan hanya tentang kemampuan mereka dalam bersholawat, atau tampil di depan umum, tetapi juga tentang bagaimana mereka belajar berbagi, membangun komunikasi, dan membawa nama baik madrasah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, H. Mistam berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai bentuk sinergi antara madrasah dengan lembaga pendidikan dan masyarakat. Menurutnya, madrasah memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, keterampilan, rasa percaya diri, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.





